Berkemah Bersama Keluarga – Mari Memulai

Mungkin anda telah menguasai seni berkemah, hiking, outbond, dsb, atau bahkan master di bidang ini. Tentunya keluar rumah saat weekend dan mencari sesuatu yang baru, adalah sesuatu yang mudah.

Tetapi, bagaimana jika anda tidak pernah berkemah sebelumnya? Atau setidaknya, bagaimana jika anda seorang master kemping tetapi tidak pernah dengan keluarga dan anak-anak anda. J

Marilah kita berbagi beberapa tips untuk memulainya. Untuk anda yang membaca tulisan saya ini, dan memiliki cara yang lebih baik, tolong saya untuk berbagi sedikit pengetahuan atau pengalaman anda.

Berikut checklist untuk beberapa “Starter Pack” kemping yang sangat umum dibawa:

  • Carrier, backpack, dan sejenisnya
  • Tenda
  • Kasur atau matras tiup (air beds, self inflating mats, etc)
  • Matras (jika tidak menggunakan item no. 3 di atas)
  • Kompor gas portable
  • Wajan keflon kecil
  • Kettle untuk memasak air
  • Nesting set
  • Coolbox
  • Senter, lilin dan korek api
  • Jas hujan

Beberapa item di atas sangatlah familier, terutama bagi anda yang pernah bergabung dengan Pramuka Siaga atau Penggalang, saat sekolah dasar dahulu. Dan biasa dibawa saat mengikuti Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Flashback dengan kegiatan-kegiatan Pramuka tersebut, adalah salah satu cara menyenangkan untuk berkemah bersama anak-anak.

Dan melangkah lebih jauh, melengkapi “checklist” di atas, berikut ada beberapa barang yang ada di rumah anda, dan bisa anda bawa saat berkemah.

  • Cairan pencuci piring beserta spon
  • Handuk, termasuk handuk tangan
  • Kain serbet
  • Tisu basah dan kering
  • Kantung plastik untuk sampah. Leave only traces, not the garbages
  • Kantung, atau kantung plastik untuk pakaian kotor.
  • Minyak goreng atau margarine untuk menggoreng
  • Gunting dan pisau
  • Peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas, dsb)
  • Aluminium foil (bisa sangat berguna untuk memasak di api unggun)
  • Peralatan mandi (bisa dimasukkan dalam satu packing, ke sebuah wash bag, yang sekarang banyak dijual)

Nah, ini beberapa camping gear yang saya koleksi. Cukup mumpuni untuk berkemah bersama keluarga kecil saya. Dan membeli camping gear tidak harus yang mahal dan bermerk. Selama anda tahu fungsinya dan akan anda gunakan untuk keperluan apa, anda tidak perlu menghabiskan dana yang banyak untuk hal yang percuma. Kita tidak selalu membutuhkan camping gear yang keren, seperti yang dipajang di toko-toko Adventure Gear yang terkenal itu.

Camping gear

Tidak ada tas carrier di situ. Karena saya belum berencana berkemah ala pecinta alam, yang biasanya menuntut saya untuk memuat semua barang keperluan pribadi dan kelompok dalam sebuah tas carrier ,supaya bisa berjalan agak jauh sampai lokasi kemah tanpa harus menjinjingnya seperti orang berbelanja di pasar. Yang saya inginkan adalah semua barang bawaan bisa saya tata di dalam bagasi mobil, kemudian parkir tidak begitu jauh dari lokasi kemah. Menurunkan barang-barang tersebut dan membawanya ke titik perkemahan yang dekat dari lokasi parkir. Jadi, sebuah tas dengan spesifikasi khusus belum menjadi hal yang utama. A 30 Lt daypack can be enough for it. 🙂

Kalaupun tidak ada rencana membeli, banyak tempat, organisasi atau perorangan yang meyediakan jasa penyewaan camping gear. Relatif murah, apalagi untuk kemah keluarga selama 1 atau 2 malam.

Pada awal kemah keluarga, bagasi sebuah mobil sedan hatchback sangat mencukupi untuk memuat semua barang-barang. Dan ketika melangkah ke level berikutnya, bisa jadi anda akan memasang sebuah bagasi ekstra di atas mobil anda. Karena semakin banyak barang yang perlu dibawa, untuk durasi kemah yang lebih panjang. Bahkan jika anda menemukan keluarga lain yang sehobi, tidak menutup kemungkinan anda dan rekan kemping baru anda tersebut akan menyewa sebuah mobil pick-up untuk mengangkut semua barang bawaan.

Mari, mulai kemasi barang-barang anda dan ajaklah keluarga kita keluar rumah untuk kemping. Dan berikutnya, akan kita bahas mengenai pemilihan camping gear.

Salam Lestari,

-ANT-

Sumber: https://antoxhamid.wordpress.com/2013/12/26/berkemah-bersama-keluarga-mari-memulai/