Si Penyelamat Kecil

Bagi kalian yang sudah terbiasa naik gunung pasti sudah tidak asing lagi dengan alat masak kecil yang bernama nesting ini. Benda ini merupakan hal wajib yang perlu dibawa saat kegiatan outdoor seperti mendaki. Tidak mungkin nantinya kita membawa wajan atau penggorengan karena bentuknya yang besar. Bagi kalian yang belum tau, nesting itu merupakan peralatan masak yang juga bisa dijadikan peralatan makan. Sangat berguna bukan? Kita tidak perlu membawa banyak peralatan masak lagi karena sudah ada benda ini. Selain itu kita dapat menghemat tepat. Nesting ini terbuat dari aluminium yang tersusun atas 3 atau 4 rangkap seperti rantang.

Disamping sisinya terdapat pegangan yang terbuat dari karet. Fungsinya adalah sebagai pegangan saat memasak. Cocok untuk dibawa pergi saat ada acara outdoor seperti naik gunung ataupun camping. Tidak mungkin juga selama berhari hari hanya menyeduh mie instan. Bentuknya juga tidak terlalu besar sehingga akan muat jika ditaruh dalam carrier atau tas.

Berikut ini saya akan menjelaskan akan tentang cara memasak nasi dengan menggunakan nesting :

Pertama, siapkan barang barang yang perlu dibawa yakni; nesting, kompor portable, gas, beras dan air (tergantung keperluan). Sebagai alternatif apabila tidak ada kompor portable bisa menggunakan korlap (Kompor Lapangan) yang berbahan bakar parafin.

Selanjutnya, masukkan beras kedalam nesting kemudian tuangkan beberapa gelas air tergantung seberapa banyak beras. Namun ada baiknya kita bilas terlebih dahulu berasnya menggunkan air sebanyak 2 sampai 3 kali. Adapun untuk perbandingan takaran itu 1 : 2. Artinya 1 gelas air untuk 2 gelas beras.

Langkah ketiga adalah taruh nesting di atas kompor kemudian tutup nesting agar panasnya merata. Kemudian tunggu beberapa menit.

Kemudian setelah mendidih, buka tutup nestingnya dan aduk – aduk hingga berulang kali. Gunanya agar airnya meresap ke beras dan cepat matang.

Setelah diaduk – aduk dan udah dipastikan merata airnya, kita sekarang masuk ke proses menanak nasi. Caranya adalah dengan menutup kembali nestingnya, kemudian mengecilkan api. Kira – kira proses ini membutuhkan waktu sekitar 10 – 15 menit.

Terakhir, Apabila dirasa sudah matang kita dapat matikan api dan membuka tutupnya. Aduk nasi dengan sendok, dan biarkan beberapa saat agar nasi menjadi tidak basah, seperti tekstur ketika nasi dikukus dengan rice cooker.

Perlu kalian ketahui bahwa dalam memasak menggunakan nesting ini waktunya berbeda tergantung dengan bahan yang dimasak.